Pengaruh pergaulan bebas dengan lawan jenis di kalangan remaja


PENGARUH PERGAULAN BEBAS DENGAN LAWAN JENIS DI KALANGAN REMAJA



LEMBAR PENGESAHAN
UJIAN PRAKTIK BAHASA INDONESIA


Makalah berjudul “Pengaruh pergaulan bebas dengan lawan jenis di kalangan remaja”. Ini telah dibaca dan disahkan pada tanggal 8 Maret 2023 oleh:

Kepala Sekolah, Guru Pembimbing


Kristina Damayanti, S.Si., M.Pd. Anastasia Kristianingsih, S.Pd




















KATA PENGANTAR

 Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas karunia dan penyertaan-Nya sehingga makalah berjudul “Pergaulan Bebas Dengan Lawan Jenis Di Kalangan Remaja” dapat terselesaikan dengan baik.
 Penulis berterima kasih kepada pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan hingga makalah ini terselesaikan tepat waktu. Ucapan terima kasih ini penulis tujukan kepada:
1. Ibu Kristina Damayanti, S.Si. M.Pd., selaku Kepala SMPK Santa Maria 1 Malang yang telah memberikan kami kesempatan untuk mengikuti ujian praktik.
2. Ibu Anastasia Kristianingsih, S.Pd. selaku Guru Pembimbing dan Wali Kelas IXA yang telah memberikan kepercayaan untuk menyelesaikan tugas makalah ini sebagai tugas ujian praktek.
3. Orang tua dan seluruh keluarga, yang telah memberi dukungan dalam penyelesaian makalah ini.
4. Teman-teman sekelas yang telah mendukung dalam penyelesaian tugas ini.
 Bagi kami sebagai penyusun merasa bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman kami. Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca.


Malang, 8 Maret 2023
                                                                                                                  Penulis








DAFTAR ISI

Halaman Judul i
Halaman Pengesahan ii
Kata Pengantar iii
Daftar Isi iv
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Rumusan Masalah 1
C. Tujuan 2
BAB II PEMBAHASAN 3
A. Penyebab 3
B. Dampak 3


BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
 Remaja adalah masa peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan berupa perubahan emosi, fisik,,minat, pola perilaku, serta penuh dengan masalah yang dihadapi. Masa remaja yaitu masa transisi atau peralihan yang kritis sebagai kunci berkembangnya pengalaman yang baru yang terjadi pada usia 10-19 tahun. Pada masa remaja sebagian individu dihadapkan pada dorongan untuk mengonsumsi alkohol, merokok, atau obat-obatan lain serta memulai perilaku pergaulan bebas.
 Pergaulan bebas adalah satu di antara bentuk perilaku interaksi seseorang dengan individu atau kelompok yang menyimpang melewati batas kewajiban, tuntutan, aturan, syarat, dan perasaan malu. Pergaulan bebas juga kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga menyebabkan tindakan criminal. Di zaman yang semakin berkembang dan modern ini, semakin beragam pula tingkah laku serta masalah yang ada di lingkungan sosial kita terutama remaja. Perkembangan tidak selalu membawa hal positif, ada pula hal negatif yang dapat menarik remaja dalam pergaulan bebas. Pergaulan bebas ini bisa membawa dampak buruk bagi pertumbuhan anak remaja bahkan dapat memberikan dampak buruk bagi orang lain juga.
 Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis mengangkat masalah tentang “Pengaruh Pergaulan Bebas Dengan Lawan Jenis Di Kalangan Remaja”.

B. Rumusan Masalah
 Adapun rumusan masalah tersebut adalah:
1. Apa sajakah faktor penyebab dari pergaulan bebas dengan lawan jenis di kalangan remaja?
2. Bagaimana dampak yang terjadi dari adanya pergaulan bebas di kalangan remaja adalah?
3. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk dapat menghindari terjadinya pergaulan bebas di kalangan remaja?




C. Tujuan
 Tujuan dari penulisan makalah ini yaitu:
1. Untuk dapat mengetahui faktor penyebab dari terjadinya pergaulan bebas di kalangan remaja.
2. Untuk dapat mengetahui dampak dari terjadinya pergaulan bebas.
3. Untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan guna menghindari terjadinya pergaulan bebas


























BAB II
PEMBAHASAN

A. PENYEBAB
 Pergaulan bebas memiliki faktor internal dan juga faktor eksternal. Faktor internal dari pergaulan bebas yaitu, Krisis identitas perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. Kontrol diri yang lemah remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. Faktor eksternal dari pergaulan bebas yaitu, dari keluarga perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. Teman sebaya yang kurang baik, biasanya Pertemanan yang kurang baik dapat menjerumuskan kita ke hal-hal yang negatif. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal Rokok, Narkoba, Freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya.
B. DAMPAK
Dampak yang akan ditimbulkan dari adanya pergaulan bebas yaitu, dapat terserang penyakit HIV/AIDS karena melakukan hubungan berganti-ganti pasangan dan tidak menggunakan alay pengaman (kondom) , sebagai akibat rasa ingin tahu atau mungkin masalah ekonomi. Dampak dari pergaulan bebas dengan lawan jenis juga bisa menyebabkan hamil diluar nikah, karena para remaja melakukan tanpa memikirkan resiko yang terjadi dan hanya karena rasa ingin tahu. Pergaulan bebas dengan lawan jenis juga menyebabkan terjadinya aborsi, karena setelah melakukan hubungan badan akibatnya dapat hamil diluar nikah, karena para remaja belum waktunya untuk menikah dan kejadian itu tidak diketahui oleh orang tua sehingga jalan yang diambil adalah melakukan aborsi agar tidak diketahui oleh orang lain dan orang tua. Pergaulan remaja seperti seks bebas dapat mengakibatkan hamil di luar nikah, hal ini tentu saja sangat mempengaruhi kehidupan remaja khususnya perempuan karena mereka akan menanggung beban hidup berat seperti mengandung, melahirkan, mengasuh anak pada usia yang sangat muda, belum lagi bisa saja mendapatkan omongan dan hinaan. Dampak lain yang ditimbulkan adalah adanya ketergantungan obat, karena jika kita sudah terkontaminasi oleh dengan obat maka jika kita sakit kita tidak akan menguras uang hanya untuk ke rumah sakit, akibat yang paling buruk adalah kita dapat overdosis obat. Dampak yang dapat disebabkan lagi yaitu menyebabkan kita melakukan tawuran dan karena pergaulan bebas ini menyebabkan emosi tinggi dan berakibat tawuran.
C. UPAYA
 Upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari pergaulan bebas dengan lawan jenis. Baik perempuan dan laki-laki memiliki kewajiban untuk menutupi aurat dan dilarang untuk memperlihatkan kepada orang lain selain dari yang muhrim. Terhadap muhrimpun ada batasnya mengingat bahwa manusia adalah makhluk yang bisa mengundang kesalahan dan khilaf. Untuk menghindari pergaulan bebas maka dapat dimulai dari menjaga aurat kita masing-masing. Upaya yang dapat dilakukan untuk mempunyai pergaulan yang sehat dan baik yaitu:
1. Membekali diri dengan bimbingan agama sedini mungkin agar mempunyai kontrol perilaku yang kuat dalam pergaulan.
2. Salurkan bakat dan minat dalam hal-hal positif.
3. Biasakan bicara dengan orang tua, ceritakan tentang kejadian yang sudah dialami dan jadikanlah orang tua dan guru sebagai tempat mencurahkan isi hati. Agar kita bisa dibantu untuk menyelesaikan masalah yang sedang terjadi.
4. Jaga diri kita sendiri dari pergaulan yang tidak sehat, jangan sampai terjadi kehamilan pada usia sekolah karena bisa berdampak pada masa depan kita sendiri.
5. Remaja harus bisa mengontrol atau mengendalikan sikap dan perilaku dirinya sendiri.
6. Perbanyak melakukan kegiatan positif adalah salah satu cara juga yang bisa membuat kita menghindari dari kegiatan-kegiatan negatif seperti seks bebas.
7. Dengan memperkuat pendidikan agama. Anak yang mempunyai dasar pendidikan agama serta moral yang kokoh tidak akan mudah terjerumus ke dalam pergaulan bebas




BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Berdasarkan data-data di atas dapat disimpulkan bahwa:
1. Remaja adalah masa peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan berupa perubahan emosi, fisik, minat, pola perilaku, serta penuh dengan masalah yang dihadapi. Pergaulan bebas adalah satu diantara bentuk perilaku, interaksi seseorang dengan individu atau kelompok yang menyimpang melewati batas kewajiban, tuntutan, aturan, syarat, dan perasaan malu.
2. Dari penyebab terdapat faktor internal dan eksternal. Faktor internal dari pergaulan bebas yaitu, krisis identitas, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya, tercapainya identitas peran, kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua, kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal rokok, narkoba, freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya.
3. Dampak yang akan ditimbulkan dari adanya pergaulan bebas yaitu, dapat terserang penyakit HIV/AIDS karena melakukan hubungan berganti-ganti pasangan dan tidak menggunakan alat pengaman (kondom) , sebagai rasa ingin tahu atau mungkin masalah ekonomi.
4. Upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari pergaulan bebas dengan lawan jenis. Baik perempuan dan laki-laki memiliki kewajiban untuk menutupi aurat dan dilarang untuk memperlihatkan kepada orang lain selain dari yang muhrim. Yang pertama adalah membekali diri dengan bimbingan agama sedini mungkin agar mempunyai kontrol perilaku yang kuat dalam pergaulan. Yang kedua adalah dengan menyalurkan bakat dan minat dalam hal-hal positif.








B. SARAN
1. Sebaiknya dari remaja sendiri harus mampu untuk menahan diri dari hal-hal yang bersifat negati. Seperti melakukan seks bebas, pergaulan yang kurang baik, dan lain sebagainya.
2. Sebaiknya orang tua juga bisa lebih ketat atau lebih sering mengawasi anak-anaknya pada saat bergaul dengan teman ataupun pada saat bermain media sosial, agar tidak terperangkap ke hal-hal yang bersifat negatif.
3. Sebaiknya dari masyarakat yaitu dengan mengawasi atau membantu menjaga anak-anak yang ada di sekitar dengan mengawasi saat terdapat dua anak laki dan perempuan sedang berdua.


























DAFTAR PUSTAKA

Naridah S. 2017. Peranan Pendidikan Dalam Menghindari Pergaulan Bebas Anak Usia Remaja. https://sg.docworkspace.com/l/sIO6wvbi0AeCTgKAG. Diakses tanggal 1 Maret 2023, pukul 09.27 WIB.
Firmansyah R., Luhfi A. Z. A., Mulyana M. A. 2020. Menatasi Pergaulan Bebas Dikalangan Masyarakat Ilmiah. https://sg.docworkspace.com/l/sIGGwvbi0AeWRgKAG. Diakses tanggal 2 Maret 2023, pukul 09.26 WIB.
Pratiwi N. S., Rahmadani S., Erningsih. 2022. Upaya Pemerintah Nagari Dalam Mengatasi Pergaulan Bebas. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JPSH/article/download/58260/75676594849. Diakses tanggal 2 Maret 2023, pukul 09.30 WIB.
Admin. SMP. 2023. Kiat Pencegahan Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/kiat-pencegahan-pergaulan-bebas-di-kalangan-remaja/. Diakses tanggal 24 Februari 2023 20.10 WIB
Sahada A., Alfikri A., Prayoga E., Perbtian W. 2017. Pergaulan Bebas. https://makalah.alber.id/2016/11/makalah-pergaulan-bebas.html#. Diakses tanggal 22 Februari 2023, pukul 09.28 WIB.
Nugraha. J. 2022. Cara Menghinddari Pergaulan Bebas, lengkap Beserta Dampaknya. https://www.merdeka.com/jateng/cara-menghindari-pergaulan-bebas-lengkap-beserta-dampaknya-kln.html. Diakses tanggal 2 Maret 2023, pukul 19.45 WIB.
Nathania R. A. 2016. https://www.balitbangham.go.id/detailpost/waspadai-pergaulan-bebas-bagi-generasi-bangsa. Diakses tanggal 17 Februari 2023, pukul 19.30 WIB.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Deretan Bengkel Balap Liar Tersohor di Jakarta dan Sekitarnya